FUNGSI HORIZONTAL LOOK UP DAN VERTIKAL LOOK UP
FUNGSI
HORIZONTAL LOOK UP DAN VERTIKAL LOOK UP
Pengertian
dan fungsi Vlookup dan Hlookup
Fungsi
VLOOKUP dan HLOOKUP merupakan fungsi referensi ke tabel lain. Dimana nilai
dihasilkan berdasarkan key/range tertentu yang sesuai dengan tabel referensi.
Fungsi
VLOOKUP
Fungsi
ini digunakan untuk mencari nilai di kolom paling kiri tabel refrensi, dan
kemudian mengembalikan sebuah nilai dalam baris yang sama dari sebuah kolom
yang di tetapkan dalam tabel refrensi. Gunakan fungsi VLOOKUP (bukan HLOOKUP)
jika nilai-nilai perbandingan berada di kolom sebelah kiri data yang
ingin ditemukan.
FUNGSI HLOOKUP
Hlookup
adalah sebuah fungsi yang sama dengan vlookup hanya saja terdapat
perbedaan pada lookup data dimana vlookup secara vertical sedangkan
hlookup secara horizontal, untuk lebih jelasnya saya sertakan sampel
agar lebih dapat dipahami
FUNGSI VLOOKUP dan HLOOKUP
Fungsi
Vlookup dan Hlookup Excel digunakan untuk membaca suatu tabel. Menggunakan rumus vlookup untuk
membaca tabel secara vertikal ( atas – bawah ). Sedang rumus hlookup digunakan
untuk membaca tabel secara horisontal ( kanan – kiri ). Berikut ini tutorial
mengenal dan menggunakan rumus vlookup dan hlookup Excel, baik Office 2003
maupun 2007.
Sebelum dilanjutkan, belajar Excel prinsipnya agar cepat bisa memahami
struktur rumus-rumus harus latihan langsung, mencoba dan terus mencoba. Karena
kalau hanya mengetahui pengertian saja itu belum cukup, pokonya harus praktik
langsung. Maka pada artikel ini, saya hanya memberi contoh dasar-dasarnya, supaya
mudah dipahami bagi yang baru mulai belajar Excel.
Rumus fungsi ini digunakan untuk mencari nilai berdasarkan tabel ketentuan.
·
VLOOKUP : mencari nilai, dimana tabel ketentuannya
beberbentuk vertical (datanya tersusun kebawah)
Rumus Vlookup
= VLOOKUP(sel yang diuji, tabel ketentuan, nomor index kolom)
Fungsi vlookup merupakan fungsi bantuan references. Fungsi Vlookup dipakai untuk menghasilkan nilai pada tabel secara vertikal.
= VLOOKUP(sel yang diuji, tabel ketentuan, nomor index kolom)
Fungsi vlookup merupakan fungsi bantuan references. Fungsi Vlookup dipakai untuk menghasilkan nilai pada tabel secara vertikal.
·
Penulisannya :
=VLOOKUP(nama_baris;tabel;kolom_pencarian;range_lookup)
Contoh Soal 1 :=VLOOKUP(nama_baris;tabel;kolom_pencarian;range_lookup)
Langkah pengisian Nama Barang
1. Tempatkan penunjuk sel pada sel C6
2. Ketikkan rumusnya :
=VLOOKUP(B6,$B$16:$C$18,2)
3. Copy hasil tersebut sampai data terakhir
1. Tempatkan penunjuk sel pada sel C6
2. Ketikkan rumusnya :
=VLOOKUP(B6,$B$16:$C$18,2)
3. Copy hasil tersebut sampai data terakhir
Contoh soal 2:
Langkah pengisian Harga Satuan
1. Tempatkan penunjuk sel pada sel D6
2. Ketikkan rumusnya :
=VLOOKUP(B6,$B$16:$D$18,3)
3. Copy hasil tersebut sampai data terakhir
1. Tempatkan penunjuk sel pada sel D6
2. Ketikkan rumusnya :
=VLOOKUP(B6,$B$16:$D$18,3)
3. Copy hasil tersebut sampai data terakhir
·
HLOOKUP : mencari nilai, dimana tabel ketentuannya
beberbentuk horizontal (datanya tersusun mendatar).
= HLOOKUP(sel yang diuji, tabel ketentuan, nomor index baris)
fungsi hlookup
Fungsi Hlookup merupakan fungsi bantuan references juga. bedanya Fungsi Hlookup dipakai untuk menghasilkan nilai pada tabel secara horizontal.
Fungsi Hlookup merupakan fungsi bantuan references juga. bedanya Fungsi Hlookup dipakai untuk menghasilkan nilai pada tabel secara horizontal.
Penulisannya :
=HLOOKUP(nama_kolom;tabel;baris_pencarian;range_lookup)
=HLOOKUP(nama_kolom;tabel;baris_pencarian;range_lookup)
Contoh Soal 1
Langkah pengisian Nama
Barang
1. Tempatkan penunjuk sel pada sel C6
2. Ketikkan rumusnya :
=HLOOKUP(B6,$B$15:$E$16,2)
3. Copy hasil tersebut sampai data terakhir
1. Tempatkan penunjuk sel pada sel C6
2. Ketikkan rumusnya :
=HLOOKUP(B6,$B$15:$E$16,2)
3. Copy hasil tersebut sampai data terakhir
Contoh soal 2:
1. Tempatkan penunjuk sel pada sel D6
2. Ketikkan rumusnya :
=HLOOKUP(B6,$B$15:$E$17,3)
3. Copy hasil tersebut sampai data terakhir
Format fungsi VLOOKUP adalah :
VLOOKUP (lookup_value, table_array, col_index_num, range_lookup).
. lookup_value
adalah nilai yang akan dicari dari kolom pertama di sebuah array /
range. Lookuo_value dapat berupa nilai ataupun teks. Ini adalah nilai
yang digunakan untuk fungsi pencarian data. Jika Anda mencari meja
dengan nomor ID Mahasiswa, maka lookup_value adalah sel yang berisi
nomor ID yang diinput Siswa mendongak.
.table_array adalah daerah sel di mana tabel terletak. Ini meliputi tidak hanya kolom yang dicari, tapi kolom data yang Anda akan mendapatkan nilai-nilai yang Anda butuhkan. Kembali ke contoh, table_array tidak hanya akan mencakup Student ID kolom nomor, tetapi untuk kolom Nama Siswa dan Kelas juga.
.table_array adalah daerah sel di mana tabel terletak. Ini meliputi tidak hanya kolom yang dicari, tapi kolom data yang Anda akan mendapatkan nilai-nilai yang Anda butuhkan. Kembali ke contoh, table_array tidak hanya akan mencakup Student ID kolom nomor, tetapi untuk kolom Nama Siswa dan Kelas juga.
. col_index_num adalah nomor urut kolom dari table data yang kita pakai (table_array)
Dimana
nilai yang akan kita ambil berada pada kolom tersebut. Kolom data yang
berisi jawaban yang Anda inginkan Jika tabel Anda dikonfigurasi sebagai:
1 kolom - ID Nomor Siswa, kolom 2 - Nama Siswa, kolom 3 - Kelas dan
Anda diinput Student ID Nomor dan Anda ingin mengambil kelas yang
diterima untuk orang tersebut, col_index_num akan 3.
3 adalah jumlah kolom dari kolom data untuk JAWABAN yang sedang Anda coba untuk mencari.
. Range_lookup Range_lookup adalah nilai logika TRUE / FALSE yang mana VLOOKUP akan mencari data secara tepat atau secara kira-kira atau pendekatan.
¨ Jika range_lookup kita isi TRUE, maka yang akan digunakan adalah metode pendekatan atau kira-kira. Seandainya
nilai yang kita cari tidak ada, maka yang akan diambil adalah nilai
yang lebih besar pada sell berikutnya dimana nilainya lebih kecil atau
sama dengan nilai lookup_value (field kunci). Seandainya tidak ada nilai
yang lebih kecil atau sama dengan nilai lookup_value (field kunci),
maka VLOOKUP akan mengembalikan nilai error = #N/A.
¨ Adapun jika range_lookup kita isi FALSE, maka yang akan digunakan adalah metode tepat. Pada metode tepat ini, jika VLOOKUP tidak menemukan data yang kita cari, maka ia akan mengembalikan nilai error = #N/A,
padahal kita ingin jika ia tidak menemukan data yang kita cari,
inginnya sell ini diisi dengan nilai 0 atau nilai lainnya yang kita
inginkan. Maka untuk mengatasi hal ini, gunakan rumus IF(logical_test,value_if_true,value_if_false) dan ISERROR(Value).
Contoh ini memakai nilai false, jika nilai yang kita cari tidak menemukan dari Table_array, nilai hasil akan menjadi #N/A
Gambar 01
Lihat contoh di atas (Gambar 01) Item tahu sebagai contoh, Lookup_value adalah tanggal delivery yaitu 5, dan mengambil data dari table delivery bulan Maret (Table_Array). Dan Row_index_num adalah Tahu yaitu baris ke 3. Dan Range_Lookup kami ambil angka 0, karena untuk menghindari kesalahan dalam pengambilan data.
Untuk menggunakan Wizard Fungsi untuk menyisipkan fungsi VLOOKUP:
. Dalam Nama Fungsi, pilih VLOOKUP, dan tekan OK.
- Wizard Fungsi VLOOKUP maka akan ditampilkan. 4 nilai-nilai berbicara tentang di atas (lookup_value, table_array, col_index_num, range_lookup) harus diisi oleh fungsi. Jika Anda meletakkan kursor ke baris pertama untuk lookup_value, di bawah ini menjelaskan apa lookup_value adalah untuk referensi Anda. informasi serupa ditampilkan bila kursor berada dalam salah satu dari bidang lain.
- Masukkan dalam lookup_value baik dengan mengetikkan nomor sel, atau, dengan memilih sel pada worksheet.
- Masukkan di table_array dengan mengetikkan nomor untuk sel, atau, dengan memilih kelompok sel pada worksheet.
- Masukkan jumlah untuk kolom yang berisi data yang ingin Anda memperoleh di daerah col_index_num.
- Masukkan ke bidang range_lookup nilai TRUE jika fungsi harus menerima nilai terdekat untuk lookup_value Anda tanpa melampaui atau FALSE yang sama persis jika diperlukan
- Hit OK ketika siap.




