Minggu, 21 Desember 2014

fungsi baca tabel

FUNGSI HORIZONTAL LOOK UP DAN VERTIKAL LOOK UP


FUNGSI HORIZONTAL LOOK UP DAN VERTIKAL LOOK UP
Pengertian dan fungsi Vlookup dan Hlookup
Fungsi VLOOKUP dan HLOOKUP merupakan fungsi referensi ke tabel lain. Dimana nilai dihasilkan berdasarkan key/range tertentu yang sesuai dengan tabel referensi.
Fungsi VLOOKUP
Fungsi ini digunakan untuk mencari nilai di kolom paling kiri tabel refrensi, dan kemudian mengembalikan sebuah nilai dalam baris yang sama dari sebuah kolom yang di tetapkan dalam tabel refrensi. Gunakan fungsi VLOOKUP (bukan HLOOKUP) jika  nilai-nilai perbandingan berada di kolom sebelah kiri data yang ingin ditemukan.
FUNGSI HLOOKUP
Hlookup adalah sebuah fungsi yang sama dengan vlookup hanya saja terdapat perbedaan pada lookup data dimana vlookup secara vertical sedangkan hlookup secara horizontal, untuk lebih jelasnya saya sertakan sampel agar lebih dapat dipahami

FUNGSI VLOOKUP dan HLOOKUP

Fungsi Vlookup dan Hlookup Excel digunakan untuk membaca suatu tabel. Menggunakan rumus vlookup untuk membaca tabel secara vertikal ( atas – bawah ). Sedang rumus hlookup digunakan untuk membaca tabel secara horisontal ( kanan – kiri ). Berikut ini tutorial mengenal dan menggunakan rumus vlookup dan hlookup Excel, baik Office 2003 maupun 2007.
Sebelum dilanjutkan, belajar Excel prinsipnya agar cepat bisa memahami struktur rumus-rumus harus latihan langsung, mencoba dan terus mencoba. Karena kalau hanya mengetahui pengertian saja itu belum cukup, pokonya harus praktik langsung. Maka pada artikel ini, saya hanya memberi contoh dasar-dasarnya, supaya mudah dipahami bagi yang baru mulai belajar Excel.
Rumus fungsi ini digunakan untuk mencari nilai berdasarkan tabel ketentuan.
·         VLOOKUP : mencari nilai, dimana tabel ketentuannya beberbentuk vertical (datanya tersusun kebawah)

Rumus Vlookup
= VLOOKUP
(sel yang diuji, tabel ketentuan, nomor index kolom)
Fungsi vlookup merupakan fungsi bantuan references. Fungsi Vlookup dipakai untuk menghasilkan nilai pada tabel secara vertikal.
·         Penulisannya :
=VLOOKUP(nama_baris;tabel;kolom_pencarian;range_lookup)
Contoh Soal 1 :




Langkah pengisian Nama Barang
1. Tempatkan penunjuk sel pada sel C6
2. Ketikkan rumusnya :
   =VLOOKUP(B6,$B$16:$C$18,2)
3. Copy hasil tersebut sampai data terakhir
Contoh soal 2:
Langkah pengisian Harga Satuan
1. Tempatkan penunjuk sel pada sel D6
2. Ketikkan rumusnya :
    =VLOOKUP(B6,$B$16:$D$18,3)
3. Copy hasil tersebut sampai data terakhir

·         HLOOKUP : mencari nilai, dimana tabel ketentuannya beberbentuk horizontal (datanya tersusun mendatar).
Rumus Hlookup
= HLOOKUP
(sel yang diuji, tabel ketentuan, nomor index baris)
fungsi hlookup
Fungsi Hlookup merupakan fungsi bantuan references juga. bedanya Fungsi Hlookup dipakai untuk menghasilkan nilai pada tabel secara horizontal.                                                           
Penulisannya :
=HLOOKUP(nama_kolom;tabel;baris_pencarian;range_lookup)
Contoh Soal 1



Langkah pengisian Nama Barang
1. Tempatkan penunjuk sel pada sel C6
2. Ketikkan rumusnya :
   =HLOOKUP(B6,$B$15:$E$16,2)
3. Copy hasil tersebut sampai data terakhir 

Contoh soal 2:

Langkah pengisian Harga Satuan
1. Tempatkan penunjuk sel pada sel D6
2. Ketikkan rumusnya :
   =HLOOKUP(B6,$B$15:$E$17,3)
3. Copy hasil tersebut sampai data terakhir


 Format fungsi VLOOKUP adalah :
VLOOKUP (lookup_value, table_array, col_index_num, range_lookup).
. lookup_value adalah nilai yang akan dicari dari kolom pertama di sebuah array / range. Lookuo_value dapat berupa nilai ataupun teks. Ini adalah nilai yang digunakan untuk fungsi pencarian data. Jika Anda mencari meja dengan nomor ID Mahasiswa, maka lookup_value adalah sel yang berisi nomor ID yang diinput Siswa mendongak.

.table_array adalah daerah sel di mana tabel terletak. Ini meliputi tidak hanya kolom yang dicari, tapi kolom data yang Anda akan mendapatkan nilai-nilai yang Anda butuhkan. Kembali ke contoh, table_array tidak hanya akan mencakup Student ID kolom nomor, tetapi untuk kolom Nama Siswa dan Kelas juga.
. col_index_num adalah nomor urut kolom dari table data yang kita pakai (table_array)
Dimana nilai yang akan kita ambil berada pada kolom tersebut. Kolom data yang berisi jawaban yang Anda inginkan Jika tabel Anda dikonfigurasi sebagai: 1 kolom - ID Nomor Siswa, kolom 2 - Nama Siswa, kolom 3 - Kelas dan Anda diinput Student ID Nomor dan Anda ingin mengambil kelas yang diterima untuk orang tersebut, col_index_num akan 3.
3 adalah jumlah kolom dari kolom data untuk JAWABAN yang sedang Anda coba untuk mencari.
. Range_lookup Range_lookup adalah nilai logika TRUE / FALSE yang mana VLOOKUP akan mencari data secara tepat atau secara kira-kira atau pendekatan.
¨ Jika range_lookup kita isi TRUE, maka yang akan digunakan adalah metode pendekatan atau kira-kira. Seandainya nilai yang kita cari tidak ada, maka yang akan diambil adalah nilai yang lebih besar pada sell berikutnya dimana nilainya lebih kecil atau sama dengan nilai lookup_value (field kunci). Seandainya tidak ada nilai yang lebih kecil atau sama dengan nilai lookup_value (field kunci), maka VLOOKUP akan mengembalikan nilai error = #N/A.
¨ Adapun jika range_lookup kita isi FALSE, maka yang akan digunakan adalah metode tepat. Pada metode tepat ini, jika VLOOKUP tidak menemukan data yang kita cari, maka ia akan mengembalikan nilai error = #N/A, padahal kita ingin jika ia tidak menemukan data yang kita cari, inginnya sell ini diisi dengan nilai 0 atau nilai lainnya yang kita inginkan. Maka untuk mengatasi hal ini, gunakan rumus IF(logical_test,value_if_true,value_if_false) dan ISERROR(Value).
Contoh ini memakai nilai false, jika nilai yang kita cari tidak menemukan dari Table_array, nilai hasil akan menjadi #N/A

Gambar 01








Lihat contoh di atas (Gambar 01) Item tahu sebagai contoh, Lookup_value adalah tanggal delivery yaitu 5, dan mengambil data dari table delivery bulan Maret (Table_Array). Dan Row_index_num adalah Tahu yaitu baris ke 3. Dan Range_Lookup kami ambil angka 0, karena untuk menghindari kesalahan dalam pengambilan data.

Untuk menggunakan Wizard Fungsi untuk menyisipkan fungsi VLOOKUP:

* Pilih sel yang akan berisi jawaban atas VLOOKUP dan pilih Insert -> Fungsi ...
* Berdasarkan Kategori Fungsi, memilih Semua atau Lookup & Referensi.
. Dalam Nama Fungsi, pilih VLOOKUP, dan tekan OK.
*
  • Wizard Fungsi VLOOKUP maka akan ditampilkan. 4 nilai-nilai berbicara tentang di atas (lookup_value, table_array, col_index_num, range_lookup) harus diisi oleh fungsi. Jika Anda meletakkan kursor ke baris pertama untuk lookup_value, di bawah ini menjelaskan apa lookup_value adalah untuk referensi Anda. informasi serupa ditampilkan bila kursor berada dalam salah satu dari bidang lain.











  • Masukkan dalam lookup_value baik dengan mengetikkan nomor sel, atau, dengan memilih sel pada worksheet.
  • Masukkan di table_array dengan mengetikkan nomor untuk sel, atau, dengan memilih kelompok sel pada worksheet.
  • Masukkan jumlah untuk kolom yang berisi data yang ingin Anda memperoleh di daerah col_index_num.
  • Masukkan ke bidang range_lookup nilai TRUE jika fungsi harus menerima nilai terdekat untuk lookup_value Anda tanpa melampaui atau FALSE yang sama persis jika diperlukan
  • Hit OK ketika siap.

fungsi logika

Fungsi Logika IF pada MS.Excel


FUNGSI LOGIKA IF PADA MS.EXCEL

Fungsi Logika dalam Microsoft Excel digunakan untuk menguji suatu kondisi dengan menggunakan syarat tertentu dan oleh Microsoft Excel akan dikatakan TRUE (Nilai 1) jika syaratnya terpenuhi atau FALSE (Nilai 0) jika syaratnya tidak terpenuhi.

Syarat yang digunakan untuk menguji suatu kondisi bisa hanya satu syarat, salah satu syarat diantara beberapa syarat (Fungsi OR), dua syarat atau lebih wajib terpenuhi (Fungsi AND), atau bukan dengan syarat tertentu (Fungsi NOT).

Fungsi Logika yang kan kita gunakan adalah Fungsi IF, dengan bentuk umum sebagai berikut :

=IF(logical_test;value_if_true;value_if_false)

Langsung ke contoh kasus, Misalnya kita punya tampilan data sebagai berikut :


https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEidP5J8K-HQSlN25QQcxR5HjZe27eDB44_ZjQ136PmEoRAv22SEeEQAmg1YtwWs6h_7TXGlYdD4zBx8qHnyQr_cXxd8xzsr33LL19b7JhTcnNvXsIu7_3SZ8Obi8Qr8yTbqtx68bs5-Kv8/s1600/43+1.png

Anggap saja kita sedang melakukan perekrutan pegawai baru dengan data awal pemohon adalah sebagaimana yang tersebut pada kolom Nama, Pendidikan dan Jurusan.

Cara 1, Cara 2, Cara 3, Cara 4 dan Cara 5 adalah cara-cara yang kita gunakan untuk menguji kondisi pemohon tersebut dengan menggunakan syarat-syarat yang telah di tetapkan, dan akan menghasilkan nilai yang kita tentukan jika syaratnya terpenuhi ataupun tidak terpenuhi.

Cara 1 : Menggunakan Fungsi IF Tunggal
Berdasarkan kondisi data pemohon tersebut kita akan menerima pegawai dengan syarat hanya mereka yang memiliki pendidikan S1 yang akan diterima (Lulus), maka fungsi yang kita gunakan adalah :

=IF(C5="S1";"Lulus";"Gagal")

Artinya : Jika nilai Cell C5 memiliki nilai S1 maka akan dinyatakan Lulus dan jika nilai Cell C5 bukan S1 akan dinyatakan Gagal.

Cara 2 : Menggunakan Fungsi OR
Syarat yang kita gunakan adalah hanya kepada pemohon yang mempunyai pendidikan S1 dan D3 yang kan kita terima (Lulus) dan selain dari itu akan dinyatakan Gagal. fungsi yang kita gunakan :

=IF(OR(C5="S1";C5="D3");"Lulus";"Gagal")

Artinya : Jika Cell C5 mengandung nilai S1 dan D3 maka akan dinyatakan Lulus dan bila tidak dinyatakan Gagal.

Cara 3 : Menggunakan Fungsi AND
Syarat yang digunakan adalah pemohon yang kita terima adalah pemohon yang memiliki pendidikan S1 dengan jurusan Akuntansi, Fungsi yang kita gunakan :

=IF(AND(C5="S1";D5="Akuntansi");"Lulus";"Gagal")

Artinya : Jika Cell C5 memiliki nilai S1 dan Cell D5 meiliki nilai Akuntansi maka dinyatakan Lulus dan jika tidak dinyatakan Gagal.

Cara 4 : Menggunakan Fungsi NOT
Syaratnya adalah hanya pemohon yang meiliki jurusan Selain Akuntansi yang akan kita terima (Lulus). Fungsi yang kita gunakan :

=IF(NOT(D5="Akuntansi");"Lulus";"Gagal")

Artinya : Jika Cell D5 memiliki nilai Akuntansi maka akan dinyatakan Gagal, dan dinyatakan lulus jika Cell D5 bukan Akuntansi.

Cara 5 : Menggunakan Fungsi IF Bersarang
Syarat adalah jika pemohon memiliki pendidikan S1 akan langsung dinyatakan Lulus, jika berpendidikan D3 akan dipertimbangkan dan selain dari itu akan langsung dinyatakan Gagal.
=IF(C5="S1";"Lulus";IF(C5="D3";"Dipertimbangkan";"Gagal"))

Artinya : Jika Cell C5 memiliki nilai S1 maka akan dinyatakan gagal, Jika bukan S1 dan memiliki nilai D3 akan dinyatakan Dipertimbangkan dan jika bukan S1 atau D3 akan dinyatakan Gagal.

 Berikut ini adalah referensi tambahan berkaitan dengan masalah fungsi logika (if) pada ms.excel :
  

Fungsi Logika ( IF ) Pada Excel

Dalam pelajaran TIK, Jika Nilai TIK kalian kurang dari 75 maka harus remidi dan jika mendapatkan nilai 75, 76,77 ke atas berarti kalian lulus.
PERINTAH LOGIKA
“JIKA NILAI TIK < 75 MAKA REMIDI”
“JIKA NILAI TIK >= 75 MAKA LULUS”
Dalam Excel perintah logika dikenal dengan fungsi logika IF, yaitu suatu fungsi yang digunakan untuk menyelesaikan suatu masalah yang dihadapkan dengan suatu kondisi tertentu. Kondisi tersebut membentuk suatu pernyataan yang baku dan menuntut jawaban "Benar" dan "Salah".
Rumusnya,
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi24lNAsqvpGA0eg0JazL2mSved9KR5trbZn_aLSfBs5nI_2D9tLW-7GXb3ckRSpQYO0J6qrw28SPTOSqx-nhCbpGna9pr3jOlf88V0Ms7ivOtgRbtZxuloV8IMAjUjUFVeYDCRDGs5u9qC/s1600/rumus+logika.JPG
Perlu diingat tentang operasi logika / operator pembanding, digunakan sebagai syarat dari kondisi.
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjDmLlFFACcoZBEWq3QBSibBPLMmGdwOh3mAUY1h-QtVIFfYdItzrTmq6g_oDbWuDiTwuAI9HW5Iav-A5ojTbqUP6JU6MScKQVMXnLKfeDCNJBtQsw55tgPNpjdqQP7N4m8aawnI9zNIdpL/s1600/operator+logika.JPG
Untuk setiap nilai benar dan salah yang diberikan, jika bertype Karakter, maka harus diapit tanda petik dua ( "  " ) sedangkan yang bertype Numerik / Angka maka diketikkan biasa saja.




IF Tunggal

Fungsi logika IF yang hanya memiliki satu kondisi / syarat, sehingga dipastikan memiliki dua hasil yang akan ditampilkan yaitu hasil yang sesuai syarat (kondisi) atau hasil yang tidak sesuai syarat (kondisi) akibat dari satu kondisi / syarat tersebut, sehingga hanya membutuhkan satu IF (Tunggal)
Rumus seperti di atas ....
Contoh :
Dalam pelajaran TIK, Jika Nilai TIK kalian kurang dari 75 maka harus remidi dan jika mendapatkan nilai 75, 76 ke atas berarti kalian lulus.
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjIPRlDXAUkP3LIgfhlv0vd5pycr0VxRd3ulFrR2la7urKOnBJpIRdXvVkXveBCJLvKzi2cYrM8EWFY8sAoHJkh67c_4sQcT5Q9kuaMH_MFq11QVB7Sz2RQvshcDWuHIUxhkRPTuQOw3aOc/s1600/contoh+if+tunggal.JPG
Berarti, jika isi sel B3 (nilai) < 75 (kondisi) maka Remidi (Hasil sesuai kondisi) dan jika isi sel B3 (nilai) >= 75 (selain < 75) maka Lulus (Hasil tidak sesuai kondisi).
Jawab :
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgCPH280Wu4EmPqUSOHakqOA2sJmwIBGKQ6E5RtTtHOHKOQAYVRWVd1SGtkhE8tAKCadTbnSpB2QBUJSCvsLn98SgD7wHKQ2FP8WxKB2xPZf7nckIx-__ptAO37eGMIrqIxbEJDiRN33MOQ/s1600/jawab+if+tunggal.JPG
Rumus IF dapat juga dimasukkan melalui menu dengan langkah – langkah sebagai berikut :
  1. Klik Formulas
  2. Klik Logical
  3. Klik / pilih IFhttps://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjNePrlssw8unqipjnZj_HZ1azIvxD9TbzN8d1wzvpKyLFB8btn9EH25mLvbHa6TVYm8n9CDSxh0heRgnD5Ldedc7SE4jqdTPE4y9X4fiD_1CrROXoH08QEcLah6m4kP7D0-_EVLVHelY8i/s1600/cara+if.JPG
  4. Kotak Function Arguments aktif, isi kondisi (syarat) dan nilai (hasil) yang ditentukan.
  5. Klik OK
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgZuyiHzXkZ0JP2pNb9CjjBnSkqo2F4xVb1ukm_eUqhEcCOHyR0aY2yXVeWpElcgJRALW5fXDUBZPx4wzcunCd3WKzHBwzVsijpEnJ-v-6xQkHsHZy2evxQGKU_TBlSE2eW6lyZ3onYlEMd/s1600/cara+if+2.JPG
 IF Majemuk/Bertingkat
Fungsi logika IF yang memiliki lebih dari satu kondisi / syarat, sehingga dipastikan memiliki lebih dari dua hasil yang akan ditampilkan yaitu hasil yang sesuai syarat (kondisi) pertama, kedua dan seterusnya dan yang terakhir hasil yang tidak sesuai syarat (kondisi) semuanya, akibat dari satu kondisi / syarat tersebut, sehingga membutuhkan lebih dari satu IF (Majemuk).
Yang perlu diingat dalam IF majemuk adalah Jumlah IF = Hasil – 1, tutup kurung yang terakhir sebanyak jumlah IF, susunan IF yang terakhir seperti IF tunggal.
Rumus
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjMLe9tjdKPhIFRffgwmJHGwTBvUKtesgzr-5f84tFy7RsUAujOGLCgGHfp4WoeE9CdKaImVFORC7Kz_OhG71qB2zh1w1tAUu4T7MT1dabcO1NuO5baN_kpiIeki_HgRbeyIHf_VaOETHPM/s1600/rumus+if+majemuk.JPG
Ditentukan nilai TIK,
< 50 adalah Gagal, >= 50 sampai < 75 adalah Remidi, >= 75 adalah Lulus
Artinya, nilai / hasil ada tiga yaitu, gagal, remidi dan lulus (jumlah IF ada dua, tanda kurung tutup terakhir ada dua). Kondisi / syaratnya cukup dua yaitu < 50 (hasilnya gagal) dan >= 75 (hasilnya lulus), selain dua kondisi / syarat tersebut (tidak memenuhi syarat semuanya) hasilnya ditempatkan pada nilai salah (remidi).
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgp19J0fTXeCBUYfJlcBksLE7sMIKblZb_lXOJpD5VR48bFofmOcu_2W63Y3wiGUuapzgk2ybgDMXNtSm_Y_osvGAvlbLYJn-SideXMTJ42MT4CqED3EIfitmn5wULhcxBSsKpRKDXtP0md/s1600/jawab+if+majemuk.JPG
Menggabungkan Fungsi Logika IF dan Fungsi String
Fungsi logika IF dimana pada bagian kondisi / syarat digunakan juga fungsi string untuk mengambil beberapa teks yang sesuai dengan ketentuan.
Misal,
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiPRLKionwhHQ2DuD6RkTWfwAAcn6PGj4Lyco3UlC3Ft_n7X7ePwYf0ek6IH-evMshDM7PV7FPbaEuyhKODZrrVrBfYWQLKT7WBs6hyphenhyphenpRLka1E0a37PDZijXYaeqx0iREl9RgOX0Jm69fle/s1600/if-string.JPG
Ketentuan
TUJUAN diperoleh dari NOMOR PENGIRIMAN, jika :
MD = Madiun,
SB   = Surabaya,
ML = Malang
JENIS PAKET diperoleh dari NOMOR PENGIRIMAN, jika :
K  = Kilat,
B  = Biasa
Rumus yang digunakan adalah,
Tujuan (sel B3)
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi8iVeVkU_OiH9S-sajTeo1rQQVBEYaJVsOxMhmZcNcgILRKIraExkBuYGel1YWJP2V24kllJ91MwzBs3v3wTA6qoxdPsBgBU2L7dwkDLm6AJc9luhkpYGLRxBAsAa35Onmo9kI08XPs_oA/s1600/if-string-jawab1.JPG
Rumus yang digunakan adalah,
Jenis Paket (sel C3)
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiFUr-lYZ5tlGLGBwAgKyAmkGoxJmQl8TTyZDjI0Td2XX_1EMHZPNNlK15tSxDnV8JSwNl0Rdb8zcIZvUZ2-tAg4XqfkznIcehCfR31uzku4LFjmx-Z5UiXXBGqUchABPwvb-UjJQgvwdui/s1600/if-string-jawab2.JPG
Hasil setelah rumus dimasukkan,
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjyKi1gWNZRaAuNCfATu-MHojJr5sgQn9rom11XAF2l8SbhNk5HoL_tVycPwZszLYZclHxmIdIazdHOy-EGDNdP-SDQlhKOlYcs0u-QUOtTrhMRsSLLfT_0_VitSKZ7_mvrjUII0kCQVmLs/s1600/if-string-jawab.JPG

microsoft powerpoint 2013

Pengertian dan fitur fitur Microsoft Power Point

Microsoft PowerPoint yang merupakan bagian dari Microsoft Office. Dengan menggunakan software ini seseorang dapat menuangkan ide-ide cemerlangnya dalam bentuk visual yang menarik dalam waktu yang singkat.

2.1 Fitur-fitur Power Point
PowerPoint menawarkan kemudahan-kemudahan dalam membuat bahan presentasi yang berbentuk elektronis. Pada setiap halaman presentasi atau slide dapat disisipkan komponen-komponen multimedia yang meliputi:
  • Teks
  • Gambar dan Grafik
  • Foto
  • Suara
  • Film
PowerPoint juga memungkinkan komunikasi dengan software lain, seperti Microsoft Word atau  Microsoft Excel. Seseorang bisa menyiapkan bahan presentasi melalui Word lalu memolesnya melalui Power Point, bisa juga dengan Excel dan menyisipkannya ke PowerPoint.
3 Menjalankan Power Point
Tekan tombol start di pojok kiri bawah layar monitor. Pilih Program, kemudian klik Microsoft Power Point, sehingga muncul gambar 9.1.
Penjelasan Gambar:
  1. Window sebelah kiri adalah nomor slide diawali dengan nomor1
  2. Window yang tengah tempat kita menempatkan fitur-fitur Power Point beserta formatnya (Bentuk, Background, animasi, Transisi dan sebagainya) yang disebut dengan Slide
4 Menciptakan Presentasi
Setelah anda menghadapi tampilan sebagaimana terlihat pada gambar 9.1. Anda bisa langsung membuat presentasi. Slide pertama adalah slide dengan format layout untuk Judul presentasi. Anda ketikkan langsung saja Judul dan Sub Judul pada slide yang pertama. Misalnya kita akan buat slide tentang Pengenalan Internet maka tampilan slide pertama seperti pada contoh Gambar 9.2.
Untuk menambahkan slide baru, klik tombol New Slide maka akan muncul window Office Theme yang berisi beberapa format layout slide yang dapat kita pilih. Lebih jelasnya dapat dilihat pada Gambar 9.3 berikut ini.
Ada empat jenis layout pada Office Theme yaitu:
  • Teks Layouts, yang berisi Layout khusus untuk menampilkan teks saja, terdiri dari Title Slide yaitu slide untuk judul/awal presentasi, Title Only hanya memuat judul saja, Title and Teks memuat judul dan penjelasannya, Title and 2 colom memuat judul dan pembahasan yang disajikan dalam bentuk 2 kolom.
  • Content Layouts, yang berisi Gambar, bagan, diagram dengan lima bentuk yaitu: Blank artinya kosong, Content berisi isinya saja, Title and Content untuk menampilkan judul dan Isinya, Title and two Content untuk menmpilkan judul dan dua isi yang disajikan dalam dua kolom, Title, Content and 2 Content sama dengan Title and Content hanya Content kolom kedua dipecah lagi menjadi dua baris, Titel 2 Content and Content sama dengan sebelumnya hanya yang kiri yang dipecah dua, Title and 4 Content sama dengan sebelumnya hanya kiri dan kanan masing-masing dipecah dua.
  • Text and Contents Layout
    Yaitu gabungan antara teks dengan gambar, bagan atau diagram, anda dapat memilih salah satu model yang diinginkan.
  • Other Layout
    Model Slide out yang lain, misalnya dengan clip art, media dan sebagainya. Anda dapat memilih sesuai dengan kebutuhan.
Misalnya kita akan memilih layout Title and Content, maka akan muncul tampilan seperti pada Gambar 9.3 Dan kita bisa menambahkan tulisan presentasi pada slide kedua misalnya seperti pada Gambar 9.3.

Sekarang mari kita membuat slide ketiga dengan bentuk yang berbeda, misalnya bentuk layout Title and 2 Content. Kemudian tambahkan tulisan pada slide ketiga tersebut sebagai berikut.
  1. Pada bagian Click to add title ketikkan:
    Sumber Daya di Internet
  2. Lalu klik pada judul Click to add text yang terletak sebelah kiri dan Tuliskan:
    E-mail
    Mailing list
    Newsgroup
    Web
  3. Klik pada judul Click to add text yang terletak sebelah kanan.
  4. Tuliskan
    Telnet
    FTP
    Gopher
    Chat
Hasil langkah di atas sebagai berikut:

4.1 Membuat Slide dengan gambar, clipart, tabel, grafik atau obyek lainnya
  • Klik tombol Insert New Slide kemudian pilih layout Title and Two Content.
  • Pada Title ketikkan “Arsitektur Internet”.
  • Pada Content yang pertama ketikkan:
o Dapat menghubungkan seluruh komputer di dunia
o Dapat berkomunikasi antar komputer
  • Pada Content yang kedua, jika ingin menambahkan gambar dengan cara klik picture pada content, kemudian akan muncul kotak dialog Insert Picture dan pilih file gambar yang akan dimasukkan ke silde.

  • Jika ingin menambahkan clipart, maka klik icon clipart pada slide di content 2 kemudian akan muncul kotak dialog Insert Clip Art sebagai berikut.
  • Jika ingin menambahkan grafik maka akan muncul Kotak dialog grafik seperti pada materi di Microsoft Excel.

5 Mengenal Tombol-Tombol Pengatur Pandangan.
Di bagian kanan bawah terdapat tiga buah tombol yang berguna untuk mengatur pandangan terhadap slide. Ketiga tombol tersebut diperlihatkan pada gambar berikut:
5.1 Normal View
Pada keadaan normal, pandangan inilah yang ditampilkan. Pada pandangan ini, bidang yang berisi wujud slide lebih ditonjolkan daripada bidang-bidang lainnya. Gambar 9.4 ditampilkan dalam wujud Normal View.
5.2 Slide Sorter View
Pada pandangan ini, semua slide akan ditampilkan dalam ukuran kecil dan disusun dalam format baris dan kolom.
Hal ini sangat bermanfaat untuk melihat semua slide secara sepintas. Untuk menampilkan salah satu slide, anda dapat mengklik ganda pada slide yang bersangkutan.
5.3 Slide Show View
Tombol ini berguna untuk menampilkan slide-slide yang telah dibentuk, dimulai dari slide pertama. Caranya:
  1. Aktifkan slide pertama.
  2. Klik tombol Slide Show View
Muncul tampilan berikut:
Untuk menampilkan slide berikutnya tekanlah tombol Page Down, jika slide sebelumnya tekanlah tombol Page Up. Tombol Home dapat anda gunakan untk menuju slide pertama dan End untuk menuju slide terakhir. Untuk mengakhiri presentasi tekanlah tombol Esc. Anda juga bisa mengakhiri dengan cara klik kanan mouse kemudian pilihlah End Show.

6. Menukarkan Posisi Slide
Untuk menukar posisi slide, pilihlah Normal View. Sebagai contoh langkah berikut digunakan untuk memindahkan slide keempat menjadi slide ketiga.
  1. Klik ikom kotak slide milik slide keempat, dan tahan. Langkah ini membuat slide keempat diblok.
  2. Geser mouse sehingga penunjuk mouse berada di atas ikon Slide milik slide ketiga.
  3. Lepaskan penekanan terhadap tombol kiri mouse, hasilnya

7. Menghapus Slide
Penghapusan slide dapat dilakukan dengan berbagai cara. Contoh berikut menunjukkan cara  penghapusan slide kelima.
  1. Klik ikon slide milik slide kelima.
  2. Tekan tombol Delete
    Slide kelima akan terhapus dari Internet.ppt.

8. Menduplikasi Slide
Adakalanya kita perlu menduplikasi suatu slide. Misalnya anda ingin membuat dua buah slide yang tampilannya serupa, tetapi isinya berbeda. Untuk menduplikasi suatu slide lakukan langkah berikut misalnya mau menduplikasi slide keempat:
  1. Klik pada ikon slide milik slide keempat
  2. Pilih menu Edit lalu klik Duplicate.

9. Menyisipkan Slide
Bila anda ingin menambahkan slide baru, tetapi bukan sebagai slide terakhir, anda dapat memilih slide yang terletak tepat sebelum slide baru disisipkan.
Contoh berikut akan menyisipkan slide baru yang akan diletakkan sebagai slide keempat.
  1. Klik ikon slide milik slide ketiga.
  2. Klik Insert New Slide
  3. Pilih Layout Slide yang dinginkan

10 Menambahkan Latar Belakang Slide
Sejauh ini anda membuat slide dengan tampilan latar belakang yang polos. Pada bab ini anda akan mempelajari berbagai cara untuk membuat latar belakang sehingga presentasi menjadi lebih menarik.
10.1 Menggunakan Template
Pemberian latar belakang pada semua slide dapat dilakukan dengan mudah, yaitu dengan menerapkan template. Anda bisa memilih salah satu dari template yang disediakan oleh PowerPoint.
Ikuti langkah-langkah berikut:
  1. Klik menu Design, kemudian pada panel theme pilih salah satu design yang kita inginkan. Untuk melihat pilihan design lainnya klik vertikal scrollbar sebelah kanan pada panel theme. Berikut adalah tampilan panel theme.
2.   Pilihlah template yang anda kehendaki misalnya Oriel, maka hasilnya adalah seperti pada Gambar 9.13 berikut ini.
10.2 Mengatur Skema Warna untuk semua Slide
Template background yang telah anda pilih bisa diganti warnanya dengan cara:
1. Klik Colors pada toolbar kiri atas kemudian pilih komposisi warna yang diinginkan.
Lebih jelasnya dapat dilihat pada Gambar 9.14 berikut ini.
2. Untuk merubah format text dapat juga menggunakan template font yang sudah
disediakan oleh Microsoft Power point. Caranya klik design kemudia klik tombol
Fonts pada bagian kanan atas. Lebih jelasnya seperti pada Gambar 9.15 berikut ini.
3. Untuk merubah format text dapat juga menggunakan template font yang sudah
disediakan oleh Microsoft Power point. Caranya klik design kemudia klik tombol
Fonts pada bagian kanan atas. Lebih jelasnya seperti pada Gambar 9.15 berikut ini.
Fungsi Logika IF pada MS.Excel

FUNGSI LOGIKA IF PADA MS.EXCEL
Fungsi Logika dalam Microsoft Excel digunakan untuk menguji suatu kondisi dengan menggunakan syarat tertentu dan oleh Microsoft Excel akan dikatakan TRUE (Nilai 1) jika syaratnya terpenuhi atau FALSE (Nilai 0) jika syaratnya tidak terpenuhi.

Syarat yang digunakan untuk menguji suatu kondisi bisa hanya satu syarat, salah satu syarat diantara beberapa syarat (Fungsi OR), dua syarat atau lebih wajib terpenuhi (Fungsi AND), atau bukan dengan syarat tertentu (Fungsi NOT).

Fungsi Logika yang kan kita gunakan adalah Fungsi IF, dengan bentuk umum sebagai berikut :

=IF(logical_test;value_if_true;value_if_false)

Langsung ke contoh kasus, Misalnya kita punya tampilan data sebagai berikut :




Anggap saja kita sedang melakukan perekrutan pegawai baru dengan data awal pemohon adalah sebagaimana yang tersebut pada kolom Nama, Pendidikan dan Jurusan.

Cara 1, Cara 2, Cara 3, Cara 4 dan Cara 5 adalah cara-cara yang kita gunakan untuk menguji kondisi pemohon tersebut dengan menggunakan syarat-syarat yang telah di tetapkan, dan akan menghasilkan nilai yang kita tentukan jika syaratnya terpenuhi ataupun tidak terpenuhi.

Cara 1 : Menggunakan Fungsi IF Tunggal
Berdasarkan kondisi data pemohon tersebut kita akan menerima pegawai dengan syarat hanya mereka yang memiliki pendidikan S1 yang akan diterima (Lulus), maka fungsi yang kita gunakan adalah :

=IF(C5="S1";"Lulus";"Gagal")

Artinya : Jika nilai Cell C5 memiliki nilai S1 maka akan dinyatakan Lulus dan jika nilai Cell C5 bukan S1 akan dinyatakan Gagal.

Cara 2 : Menggunakan Fungsi OR
Syarat yang kita gunakan adalah hanya kepada pemohon yang mempunyai pendidikan S1 dan D3 yang kan kita terima (Lulus) dan selain dari itu akan dinyatakan Gagal. fungsi yang kita gunakan :

=IF(OR(C5="S1";C5="D3");"Lulus";"Gagal")

Artinya : Jika Cell C5 mengandung nilai S1 dan D3 maka akan dinyatakan Lulus dan bila tidak dinyatakan Gagal.

Cara 3 : Menggunakan Fungsi AND
Syarat yang digunakan adalah pemohon yang kita terima adalah pemohon yang memiliki pendidikan S1 dengan jurusan Akuntansi, Fungsi yang kita gunakan :

=IF(AND(C5="S1";D5="Akuntansi");"Lulus";"Gagal")

Artinya : Jika Cell C5 memiliki nilai S1 dan Cell D5 meiliki nilai Akuntansi maka dinyatakan Lulus dan jika tidak dinyatakan Gagal.

Cara 4 : Menggunakan Fungsi NOT
Syaratnya adalah hanya pemohon yang meiliki jurusan Selain Akuntansi yang akan kita terima (Lulus). Fungsi yang kita gunakan :

=IF(NOT(D5="Akuntansi");"Lulus";"Gagal")

Artinya : Jika Cell D5 memiliki nilai Akuntansi maka akan dinyatakan Gagal, dan dinyatakan lulus jika Cell D5 bukan Akuntansi.

Cara 5 : Menggunakan Fungsi IF Bersarang
Syarat adalah jika pemohon memiliki pendidikan S1 akan langsung dinyatakan Lulus, jika berpendidikan D3 akan dipertimbangkan dan selain dari itu akan langsung dinyatakan Gagal.
=IF(C5="S1";"Lulus";IF(C5="D3";"Dipertimbangkan";"Gagal"))

Artinya : Jika Cell C5 memiliki nilai S1 maka akan dinyatakan gagal, Jika bukan S1 dan memiliki nilai D3 akan dinyatakan Dipertimbangkan dan jika bukan S1 atau D3 akan dinyatakan Gagal.

Sumber :
http://tid3ustj.blogspot.com/2012/10/ms-excel-fungsi-logika-if.html

Berikut ini adalah referensi tambahan berkaitan dengan masalah fungsi logika (if) pada ms.excel :

Fungsi Logika ( IF ) Pada Excel
Dalam pelajaran TIK, Jika Nilai TIK kalian kurang dari 75 maka harus remidi dan jika mendapatkan nilai 75, 76,77 ke atas berarti kalian lulus.

PERINTAH LOGIKA
“JIKA NILAI TIK < 75 MAKA REMIDI”
“JIKA NILAI TIK >= 75 MAKA LULUS”

Dalam Excel perintah logika dikenal dengan fungsi logika IF, yaitu suatu fungsi yang digunakan untuk menyelesaikan suatu masalah yang dihadapkan dengan suatu kondisi tertentu. Kondisi tersebut membentuk suatu pernyataan yang baku dan menuntut jawaban "Benar" dan "Salah".

Rumusnya,


Perlu diingat tentang operasi logika / operator pembanding, digunakan sebagai syarat dari kondisi.


Untuk setiap nilai benar dan salah yang diberikan, jika bertype Karakter, maka harus diapit tanda petik dua ( " " ) sedangkan yang bertype Numerik / Angka maka diketikkan biasa saja.




IF Tunggal

Fungsi logika IF yang hanya memiliki satu kondisi / syarat, sehingga dipastikan memiliki dua hasil yang akan ditampilkan yaitu hasil yang sesuai syarat (kondisi) atau hasil yang tidak sesuai syarat (kondisi) akibat dari satu kondisi / syarat tersebut, sehingga hanya membutuhkan satu IF (Tunggal)

Rumus seperti di atas ....

Contoh :

Dalam pelajaran TIK, Jika Nilai TIK kalian kurang dari 75 maka harus remidi dan jika mendapatkan nilai 75, 76 ke atas berarti kalian lulus.



Berarti, jika isi sel B3 (nilai) < 75 (kondisi) maka Remidi (Hasil sesuai kondisi) dan jika isi sel B3 (nilai) >= 75 (selain < 75) maka Lulus (Hasil tidak sesuai kondisi).

Jawab :


Rumus IF dapat juga dimasukkan melalui menu dengan langkah – langkah sebagai berikut :
Klik Formulas
Klik Logical
Klik / pilih IF
Kotak Function Arguments aktif, isi kondisi (syarat) dan nilai (hasil) yang ditentukan.
Klik OK



IF Majemuk/Bertingkat

Fungsi logika IF yang memiliki lebih dari satu kondisi / syarat, sehingga dipastikan memiliki lebih dari dua hasil yang akan ditampilkan yaitu hasil yang sesuai syarat (kondisi) pertama, kedua dan seterusnya dan yang terakhir hasil yang tidak sesuai syarat (kondisi) semuanya, akibat dari satu kondisi / syarat tersebut, sehingga membutuhkan lebih dari satu IF (Majemuk).

Yang perlu diingat dalam IF majemuk adalah Jumlah IF = Hasil – 1, tutup kurung yang terakhir sebanyak jumlah IF, susunan IF yang terakhir seperti IF tunggal.
Rumus

Ditentukan nilai TIK,

< 50 adalah Gagal, >= 50 sampai < 75 adalah Remidi, >= 75 adalah Lulus



Artinya, nilai / hasil ada tiga yaitu, gagal, remidi dan lulus (jumlah IF ada dua, tanda kurung tutup terakhir ada dua). Kondisi / syaratnya cukup dua yaitu < 50 (hasilnya gagal) dan >= 75 (hasilnya lulus), selain dua kondisi / syarat tersebut (tidak memenuhi syarat semuanya) hasilnya ditempatkan pada nilai salah (remidi).




Menggabungkan Fungsi Logika IF dan Fungsi String

Fungsi logika IF dimana pada bagian kondisi / syarat digunakan juga fungsi string untuk mengambil beberapa teks yang sesuai dengan ketentuan.



Misal,


Ketentuan

TUJUAN diperoleh dari NOMOR PENGIRIMAN, jika :

MD = Madiun,

SB = Surabaya,

ML = Malang



JENIS PAKET diperoleh dari NOMOR PENGIRIMAN, jika :

K = Kilat,

B = Biasa



Rumus yang digunakan adalah,

Tujuan (sel B3)



Rumus yang digunakan adalah,
Jenis Paket (sel C3)



Hasil setelah rumus dimasukkan,




Sumber :
http://herlambank.blogspot.com/2012/02/fungsi-logika.html
Pengertian dan fitur fitur Microsoft Power Point
Microsoft PowerPoint yang merupakan bagian dari Microsoft Office. Dengan menggunakan software ini seseorang dapat menuangkan ide-ide cemerlangnya dalam bentuk visual yang menarik dalam waktu yang singkat.
2.1 Fitur-fitur Power Point
PowerPoint menawarkan kemudahan-kemudahan dalam membuat bahan presentasi yang berbentuk elektronis. Pada setiap halaman presentasi atau slide dapat disisipkan komponen-komponen multimedia yang meliputi:
Teks
Gambar dan Grafik
Foto
Suara
Film
PowerPoint juga memungkinkan komunikasi dengan software lain, seperti Microsoft Word atau Microsoft Excel. Seseorang bisa menyiapkan bahan presentasi melalui Word lalu memolesnya melalui Power Point, bisa juga dengan Excel dan menyisipkannya ke PowerPoint.

3 Menjalankan Power Point
Tekan tombol start di pojok kiri bawah layar monitor. Pilih Program, kemudian klik Microsoft Power Point, sehingga muncul gambar 9.1.